Sabtu, 23 April 2016

Ksiapan atlet paralayang dalam menghadapi pon 2016

tim Paralayang Jatim  terus menggeber persiapan mereka jelang bergulirnya multi event empat tahunan Pekan Olahraga Nasional XIX (PON) yang akan dilaksanakan di Jawa Barat pada September 2016 mendatang. Persiapan tersebut dilakukan dengan intens menggelar latihan rutin di Gunung  Banyak,  Kota  Batu  sejak beberapa waktu lalu. “Kita lakukan latihan rutin pada Selasa, Rabu dan Kamis pagi sampai jam 12 sebagai persiapan untuk menghadapi PON Jabar,” ungkap pelatih Paralayang Jatim, Yustira Ramadhani.
Sebagai  olahraga  yang  berhubungan dengan alam secara langsung, Yustira mengakui bahwa terkadang latihan tidak berjalan mulus. Seperti saat hujan turun, maka latihan  terpaksa  diberhentikan atau di tunda dan beralih kesimulasi atau teori. “Yang jadi kendala kalau hujan turun, terpaksa latihan kita alihkan bisa simulasi, bisa pula teori,” imbuhnya. Dalam PON nanti, Jatim menargetkan dua emas harus diraih dari cabang olahraga Paralayang, kans untuk  mendapatkannya  menurut Yustira masih terbuka lebar. Target  dua  emas  tersebut  akan  coba diraih dari dua kelas yang diikuti, yakni ketepatan mendarat dan lintas alam terbuka. http://kursrupiah.net/acer-rilis-switch-alpha-12-laptop-2-in-1-pertama-dengan-sistem-liquid-cooled/3324/
Namun dia mengingatkan bahwa ada tiga faktor yang mempengaruhi persiapan  paralayang.  Tiga  faktor tersebut antara lain pilot, peralatan dan cuaca. “Soal kemampuan atlet akan  terus  kita  tingkatkan  lewat latihan rutin, tapi kita harus ingat karena di paralayang ada tiga faktor yang berpengaruh seperti pilot, pera­ latan dan cuaca,” tandasnya. Meski paralayang terlihat sederhana, namun untuk bisa menguasai alat dan cara mempergunakannya, Yustira mengakui bahwa atlet atletnya
masih  membutuhkan  waktu  lebih. “Untuk adaptasi alat kita membutuhkan waktu dua bulan,” tuturnya. Saat ini Paralayang Jatim memiliki tujuh atlet yang digembleng secara intens, mereka adalah Ardi Kurniawan, Jonni Effendi, Rizky Dhermawan, Reza Kambey, Jafro Megawanto, Permadi Candra dan Roni Pratama. Salah satu atlet, Rizky Dermawan mengungkapkan rasa optimisnya terhadap kans Jatim di PON nanti, sebab dari hasil latihan ada progress yang sudah dibuktikan beberapa waktu lalu mampu menyapu bersih tiga emas dalam Kejurnas di Bogor. “Saya pribadi optimis,  karena  tim  kami  beberapa waktu lalu juga sudah mencatatkan progress, dengan menyapu bersih tigas emas,” ungkapnya. Tak hanya persiapan di Kota Batu, kedepan Yustira juga sudah mengaju kan  untuk  mengadakan  training  di luar negeri dengan pilihan dua negara yang dirasa mampu menambah jam terbang sekaligus mengasah mental atletnya. “Kita sudah ajukan ke Thailand untuk kategori ketepatan mendarat  dan  ke  Korea  untuk  kategori lintas alam,” ujarnya.

sumber: radar sidoarjo

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar